Kategori: Hiburan

  • Protocol Rain: Hujan tapi bukan di langit

    Protocol Rain: Hujan tapi bukan di langit

    Menurut kalian, anime apa yang relate dengan kehidupan kita hari ini? mungkin kalian banyak menyebutkan judul anime yang pernah kalian tonton. Tapi kalian mungkin belum pernah nonton anime yang menceritakan game secara spesifik sebagai pemain esport professional. Review anime yang sebelumnya aku sudah tinggalin di MyAnimeList juga akan dijelasin lebih detail di sini.

    Aku bakal ceritain anime yang mungkin underrated. Eksistensinya di MAL sendiri ratingnya cuma dapet 6, mungkin emang karena visualnya ampas. Kalian belom pernah nonton anime yang main game yang mirip dan mungkin terinspirasi dari Valorant keluarannya Riot Games, tapi grafiknya kayak main game demo dari Unity yang diremix pake asset gratisan dan didevelop satu hari.

    scene game di dalam anime

    Bertahun-tahun aku share review anime pun baru pertama kali nemu anime dengan visual seampas ini setelah anime yang nyeritain loli jadi tuhan. Tapi mungkin kekuatan di anime ini itu bukan dari visualnya, tapi emang dari plotnya yang ga pasaran, atau kayaknya yang gak klise aja. Ya di sini ada cowok culun yang direbutin dua cewek? itu sih uda biasa banget. Temennya yang selalu berlagak paling keren tapi minta bantuan ke MC terus? gila setiap anime pasti ada itu.

    Terus apa yang dijual sama anime ini? Fun fact nya yang jadi VA si Shun ternyata suami si Hana Kanazawa dan Heroine nya itu juga yang pernah ngisi Aqua. Tapi apakah semua itu penting dan menjadi nilai jualnya? TENTU SAJA BUKAN!

    Ceritanya yang diberikan ini mungkin emang segmented tapi bener gokil karena buatku pribadi ini relate banget. Dia ngingetin aku dengan awal aku berkarir, apakah karenaku sangat overpowered saat bekerja? tentu saja bukan, melainkan mereka ngasih tahu betapa lemahnya mereka di hadapan realita, padahal di circle mereka sendiri terlihat paling jago dan sangat kuat.

    Then? sebagian besar dari kalian mungkin belum merasakan character development yang signifikan karena kalian pemalas. Tapi anime ini berbeda, mereka berusaha sekuat tenaga dan juga pasrah namun tetap mencari kekuatan yang lebih besar.

    Ini bukan kayak SAO yang fokus ke aksinya, tapi di sini menceritakan sisi pengorbanan dalam strateginya. Menurutku itu gokil banget, belom pernah aku nemu anime kayak gini.

    Kalian gabakal dapet sama cerita yang bakal mengubah hidup menjadi pribadi yang lebih baik, kalian cuma perlu hiburan untuk merenungi diri dengan menonton anime ini.

    Review Anime

    Visual: 4 (aku benci scene dalam gamenya)
    Music: 5 (aku benci opening dan endingnya)
    Story: 8 (aku cinta banget sama plotnya yang bikin aku relate)
    Character Development: 9 (kalau ditanya anime apa yang developmentnya terasa? aku akan menjawabnya ini)
  • Casiopea: Penistaan Musik yang Menggelora!

    Casiopea: Penistaan Musik yang Menggelora!

    Casiopea, band jazz-fusion yang melegenda dari Jepang, telah mengubah industri musik dengan suaranya yang unik. Sejak berdiri pada tahun 1976, mereka telah menjadi salah satu grup paling berpengaruh dan sukses dalam sejarah musik modern. Gaya fusion-nya menjadi kiblat dunia dengan menggabungkan komponen Funk, Rock, Jazz Latin dan genre lainnya untuk menciptakan suara yang baru dan telah menarik perhatian pendengar secara global.

    Saya pribadi awalnya menolak keberadaan mereka dengan musiknya yang menurut saya tidak biasanya didengar, memang saya suka Jazz pada umumnya seperti Candra Darusman & Fariz RM lalu pada suatu ketika teman baik saya memberikan rekomendasi sebuah band yang secara pribadi sih unik. Tidak ingin selalu denial hingga satu saat teman baik saya ini memutar lagu Casiopea yang terlihat di Friend Activity pada Spotify, akhirnya memutuskan untuk coba dengerin album yang sudah dikompilasi sedemikian rupa oleh teman baik saya ini dan sekarang saya jatuh cinta dengan gaya mereka yang membuat Jazz tidak harus melulu begitu.

    Mereka ini sudah seperti nabi dalam dunia musik yang membuktikan bahwa musik tidak harus melulu begitu dan monoton, atau mungkin tidak monoton namun hanya menjadi klise karena dibuat berulang terus hingga kini mereka menciptakan suatu hal yang baru.

    Lebih dari empat dekade, Casiopea mendorong batasan jazz-fusion dan crossover music to the next level. Lewat kreativitas dan inovasi tiada henti, mereka menciptakan dunia musik yang sangat unik namun sama sekali tidak asing dan selalu menginspirasi. Tiap album yang dirilis, mereka terus mencampur genre sambil memoles suara khas mereka – semuanya tanpa pernah mengorbankan kualitas atau seni.

    Casiopea dan Jazz Fusion Modern

    Source: Album Cover via Spotify

    Kalau kita mencari genre jazz fusion modern, hampir tidak ada yang lebih menonjol daripada Casiopea. Grup jazz fusion Jepang ini telah berada di garis depan musik dunia sejak pembentukannya pada tahun 1976. Dari karya-karya awalnya hingga rilis terbarunya, Casiopea terus mendorong batas-batas dan mengubah cara kita berpikir tentang jazz fusion.

    Pengaruh Casiopea pada musik dunia dapat dilihat dalam banyak cara. Cara mereka menggabungkan funk, rock, dan elemen Latin dengan melodi Jepang tradisional lalu menciptakan suara yang unik yang menantang ekspektasi pendengar tentang apa yang dapat dicapai oleh band jazz. Band ini juga dikenal karena penggunaan synthesizer yang gokil dan mesin drum untuk menciptakan suasana yang benar-benar baru yang mencampurkan budaya yang berbeda menjadi satu unit yang utuh.

    Tak hanya melawan standar, Casiopea juga memiliki dampak yang signifikan secara keseluruhan dalam live performance maupun rekaman studio. improvisasi yang di luar nalar selama sesi studio dan bahkan di live performance yang membuat mereka untuk menjelajahi berbagai inovasi baru yang gokil setiap lagu ataupun konsernya – sesuatu yang belum pernah terdengar sebelumnya! Pendekatan ini juga membantu meningkatkan tingkat energi di setiap konser sambil tetap mempertahankan rasa gaya dan kemewahan yang mendasari semua komposisi yang mereka tulis atau bawakan bersama.

    Kolaborasi & Spin-Off

    Yang gak kalah keren lagi Casiopea ini juga sering collab dengan musisi lain seperti T-Square & Synchronized DNA yang lagunya jadi kawin banget, mungkin dibilang collab langsung juga ga sepenuhnya benar sih atau mungkin bisa dibilang mereka bikin band spin-off untuk collab? ya kalau di Indonesia sendiri seperti Dewa lah, si Ahmad Dhani bikin band khusus kayak T.R.I.A.D atau beberapa artis lainnya yang namanya diangkat juga, entahlah tapi yang satu pasti mereka pernah collab.

    Jelas tak bisa mengelak pengaruh Casiopea terhadap musik di seluruh dunia melalui komposisi jazz fusion ambisius mereka lebih dari empat dekade, warisan ini terus berlanjut hari ini saat band dari semua sudut menghormati usaha pionir grup ikonik ini dalam menciptakan musik yang terdengar awam secara global!

    CASIOPEA 3rd
    Source: spice.eplus.jp

    Ya gak heran kalau akhirnya pengaruh Casiopea bisa didengar di banyak gaya musik modern, dari hip hop disampling dengan jazz hingga artis EDM yang mengintegrasikan irama Latin ke lagu mereka, pengaruh Casiopea masih kuat melekat di semua pop kultur saat ini. Mereka mempertaruhkan karir dan menciptakan sesuatu yang baru dari ide-ide yang ada: Sungguh revolusi musik yang gokil!

    Kalau kalian suka musik energetic dan juga melodius, maka mendengarkan Casiopea sebagai perintis Jazz-Fusion tidak akan begitu buruk.

  • Cara Amatir Menelusuri Wibu Profesional

    Cara Amatir Menelusuri Wibu Profesional

    Wibu mungkin kata yang cukup dikenal banyak orang, sejak awal era kartun jepang atau yang biasa kita kenal sebagai anime masuk ke Indonesia, banyak sebagian dari pasar hiburan kita mulai fokus akan konten yang disajikan dalam acara kartun tersebut. Sebut saja Dragon Ball dan Sailor Moon cukup membuat orang berbekas di hati, orang yang sampai tergila-gila mungkin dapat dikatakan sebagai Wibu atau setidaknya itu yang kebanyakan orang mencap mereka dan hal ini dapat berlaku pada saya dengan kecintaanku pada karakter Usagi dari Sailor Moon.

    Saya sendiri pun sebenarnya cukup heran dan penasaran akan asal usul kata wibu itu sendiri, menurut KBBI versi 3.9.1.1 tahun 2022 bulan Juni disebutkan bahwa wibu itu tidak bermakna.

    Entri wibu dalam KBBI

    Hal ini cukup memukul saya karena merasa sedikit kesulitan tanpa adanya data. Lalu saya mencoba untuk mencari sumber alternatif dengan mencoba untuk mencarinya di google dengan query wibu dan hasilnya kurang memuaskan, karena saya diberikan konten yang relevan atau setidaknya itu dalam sudut pandang saya. Japanophilia pun muncul sebagai kecintaan terhadap Jepang dari berbagai aspek seperti budaya, bahasa, dan juga sejarahnya. Setelah mencoba untuk membaca dan memahami kata tersebut dalam wikipedia, saya akhirnya menemukan referensi yang setidaknya dapat memberikan clue terkait asal muasal atau pertama kali penggunaan kata tersebut.

    Penggunaan kata wapanese pertama kali digunakan pada awal 2000 untuk menjuluki orang putih dengan obsesi terhadap Jepang. Kemudian penggunaan weeaboo atau disingkat sebagai weeb pertama kali beredar sejak 2002 yang berasal dari webcomic The Perry Bible Fellowship dengan kata tanpa arti melainkan sesuatu yang membuat kurang nyaman sebagai kata ganti atau dijadikan filter terhadap kata waponese di 4chan yang lalu secara otomatis diubah menjadi weeaboo akibat penggunaan kata wapanese yang dapat merujuk sebagai masalah rasialisme.

    Lantas kapan penggunaan kata tersebut di Indonesia sendiri? setelah saya menulusurinya di berbagai situs, namun saya belum dapat data pasti tentang penggunaan kata ini pertama kalinya di Indonesia. Namun setidaknya akhir 2014 penggunaan kata tersebut sudah mulai digunakan.

    Perjalanan riset untuk menelusuri awal penggunaan kata yang terdengar aib bagi sebagian orang untuk beberapa tahun yang lalu ini mungkin dapat menjawab semua rasa penasaran saya akannya. Namun tetap saja tidak relevan dengan judulnya yang seharusnya menceritakan cara untuk menjadi salah satunya dan tentu saja dengan cara mempelajari asal usul dan sejarahnya. Setidaknya dapat menjadikan kita salah satunya sesuai dengan apa yang dituliskan sebelumnya tentang kecintaan terhadap sejarahnya, lantas apa semua ini cara yang amatiran? menurutku ya namun mungkin bagi sebagian orang lain? ya cukup kalian isi dengan imajinasi liar! apakah semua yang diceritakan ini relevan bagi kalian? atau mungkin tidak, tapi satu yang pasti yaitu kalian membacanya sampai habis.

    Referensi:

  • Mencoba sok tau tentang Webtoon

    Mencoba sok tau tentang Webtoon

    Di sekitar tahun 2015 muncul sebuah platfrom komik digital yang bernama Webtoon yang dibawahi nama Line. Aplikasi untuk membaca komik online asal korea ini menjadi populer selain karena memiliki banyak judul original yang menarik. Webtoon juga menawarkan akses gratis keseluruh komik yang ada diplatformnya. Dewasa ini selain memiliki jumlah judul original yang semakin banyak  kini Webtoon tumbuh menjadi semakin besar dan memiliki sekitar 162 juta pengguna aktif bulanan, dan sekitar 6 juta kreator lepas yang akan tetap bertumbuh seiring semakin populernya industri komik di tanah air.

    Selain karena hal-hal diatas, Webtoon juga memiliki satu hal yang membuatnya memiliki cakupan pasar yang besar. Jika kita melihat dari komunitas pecinta budaya populer asia, kita akan melihat kalau ada dua pasar besar yang masing-masing memiliki komunitasnya sendiri. 2 komunitas ini adalah “Wibu/Otaku” yang condong kepada budaya populer Jepang, serta “K-popers” yang sesuai dengan namanya lebih condong kepada budaya Korea. Pada prakteknya, seringkali apa yang dinikmati oleh masing-masing komunitas sulit untuk bisa dinikmati oleh komunitas satunya. Contoh, seperti Wibu yang cenderung menolak untuk menonton drama korea, dan sebaliknya para K-popers yang merasa kalau Anime itu kurang cocok untuk mereka. Walau terkadang ada spesies yang cukup tercerahkan untuk bisa menikmati keduanya.

    Dilihat dari apa yang dibawakan oleh Webtoon, yaitu Komik. jika kita memahami komik seperti “manga” tentu kita akan berkesimpulan kalau Webtoon dibuat untuk pasar wibu. Tapi yang menarik adalah Webtoon bukan hanya memiliki pasar di komunitas pecinta Jepang, tetapi juga berhasil menyentuh pasar K-popers yang pada dasarnya bukan penikmat komik.

    Satu hal yang mungkin bisa menjawabnya adalah “Webtoon memuat karya jepang dengan konten Korea” maksudnya, komik atau manga dalam bahasa Jepang masih menjadi apa yang para wibu bida terima. Jika para penikmat budaya populer Jepang melihat Webtoon mereka akan dengan nyaman mengkonsumsinya karena merasa kalau itu adalah makanan normal bagi mereka. Disisi lain, konten atau cerita yang mereka bawakan memliki gaya cerita atau drama yang k-drama banget. Bahkan tidak jarang Webtoon dijadikan alat untuk mengetes sebuah skrip film.

    Dilihat dari sini, Webtoon punya sisi dimana bukannya membuat sebuah komunitas baru. tetapi malahan menyatukan dua komunitas besar yang sudah ada. Para wibu yang menyukai komik, dan k-popers yang menyukai drama seperti yang ada di serial drama Korea. Menyatukannya kedua komponen tersebut menjadi satu produk membuatnya dapat dikonsumsi oleh kedua komunitas tersebut.

    Jadi, pembaca Webtoon termasuk Wibu atau K-popers?

    -Ngomong Doang-

  • Mencoba sok tau tentang Cosplayer dan Model Dewasa itu mirip

    Mencoba sok tau tentang Cosplayer dan Model Dewasa itu mirip

    Berasal dari pertanyaan gua pribadi. Yang makin kesini, ntah kenapa gua jadi makin penasaran sama yang namanya Cosplay. Bukan berarti gua lagi pengen coba Cosplay. Hal yang menarik perhatian gua adalah banyaknya para penggiat coplay yang memeragakan karakter dengan busana yang minim. Walaupun minim atau tidaknya ada di area abu-abu, yang bisa jadi apa yang menurut gua minim menurut kalian adalah wajar. Bisa jadi foto-foto bikini para Cosplayer adalah hal wajar yang menurut kalian gak ada hal aneh disana. Tapi, perhatian gua merujuk pada agaknya profesi Cosplayer ini mirip sama model majalah dewasa. Dilihat dari banyaknya bagian tubuh private yang mereka ekspos demi sebuah konten.

    Ok, ok tahan dulu jempolnya, tulisannya blom kelar. Sebagai orang yang terpapar anime sejak SMA sudah tentu Cosplay adalah sesuatu yang familiar. Ada banyak karakter kesukaan gua yang diperagakan sama Cosplayer dan bagus. Bagaimana sosok karakter fiksi yang cuma gua liat dari balik layer lalu tiba-tiba berjalan dan bisa kita ajak interaksi, itu pengamalam yang menyenangkan. Gua juga sering lihat bagaimana para Cosplayer sangat niat dalam pengambilan gambar mereka saat berkostum. Maksud gua coba lo lihat bagaimana bagusnya foto mereka di Instagram. Apa lagi yang pake video, damn merinding.

    Tapi, mungkin ini yang namanya sisi gelap dari sesuatu. Maksud gua gak jarang para Cosplayer juga memperagakan karakter yang vulgar. Ya lo bisa sebutin sendiri lah siapa aja karakternya, gua yakin kalian lebih tau. Ntah ini akibat dari history browser yang bikin gua ketemu sama akun mereka, atau memang secara merata akun mereka direkomendasikan ke para wibu. Gua gak punya data tentang itu.

    Ya gua pribadi pun gak punya hak untuk bilang mereka salah toh nilai moral orang itu beda-beda. Toh, gua juga penikmat. Tapi e,ehm jadi… balik ke pertanyaan awal. Apakah kita bisa menyebut kalau profesi Cosplayer dan model majalah dewasa itu hampir sama? Mengingat gak sedikitnya Cosplayer yang mempergakan karakter-karakter vulgar, dan gak jarang juga punya platform untuk share foto-foto kurang busana mereka dengan pose-pose menegangkan. Ya mau berbayar atau nggak itu urusan mereka lah. Tapi balik lagi, apakah kedua profesi itu sama?

    Well karena kalo membahas pendapat  gua nanti kepanjangan, mening kalian yang berpendapat gimana?

  • Audisi Virtual Youtuber ASPIRA Project Dibuka!

    Audisi Virtual Youtuber ASPIRA Project Dibuka!

    Virtual Youtuber atau Vtuber akhir-akhir ini ramai diperbincangkan di forum-forum pecinta anime, Vtuber menawarkan konten-konten yang menarik bagi para pecandu dunia pop kultur jejepangan yang mulai jenuh dengan menonton anime.

    Apa itu VTuber?

    Virtual Youtuber adalah karakter fiksional 2D Maupun 3D yang menjalankan channel YouTube, seperti layaknya youtuber biasanya (manusia) youtuber ini digantikan oleh karakter yang terkesan imut/jejepangan/anime

    Vtuber ini menggunakan Teknologi 3DCGI atau 3D Computer Computer Generated Images yang mampu menghasilkan karakter 3D maupun 2D menjadi seolah-olah hidup dan mampu berinteraksi seperti mimik wajah, ekspresi dan lain-lain

    Sejarah VTuber

    Konsep VTuber mulai meledak pada tahun 2017, saat itu terdapat sangat banyak tokoh-tokoh VTuber yang bermunculan di Jepang, tetapi sosok Kizuna Ai lah yang paling berkesan di mata publik, dan bahkan kini channel Youtube dari Kizuna Ai sendiri telah memiliki 2,3 juta pengikut dan beberapa channel VTuber lainnya banyak yang mencapai 1 juta pengikut. Fenomena sosok Virtual Youtuber juga dirasakan oleh beberapa negara lain, seperti misalnya Indonesia dan Korea yang juga mengikuti trend ini.

    Vtuber menawarkan apa yang tidak bisa dihadirkan oleh anime atau manga, yaitu interaksi langsung antar penggemar dengan konten kreatornya. Konten yang disajikan juga sering mengajak penonton untuk berinteraksi langsung dengan Vtuber, seperti konten ngobrol bareng, konten game multiplayer, konten karaoke di mana penonton bisa request lagu, dan lain lain. Alhasil, perkembangan Vtuber makin menjadi, karena penonton merasa mereka sedang berinteraksi dengan temannya sendiri.

    Kali ini, salah satu agensi VTuber asal Indonesia, ASPIRA Project mengumumkan membuka audisi Virtual Youtuber.

    Apa itu ASPIRA Project?

    ASPIRA Project merupakan sebuah grup Virtual Youtuber dari Indonesia dengan tujuan untuk “Beraspirasi dan Menginspirasi”. Membuka peluang serta membimbing para “Talent” dalam meraih impiannya sekaligus menghibur dan menginspirasi untuk berkembang bersama.

    Apa saja benefit jika menjadi bagian dari ASPIRA Project?

    – Design Karakter & Live 2D

    Ilustrator ASPIRA Project akan mendesain karakter sesuai dengan keterampilan sebagai virtual youtuber.

    – Staff akan full support aktivitas sebagai Vtuber

    Tidak hanya dalam bentuk live streaming. namun juga membantu talent dalam membuat konten lainnya seperti music cover, dan lainnya.

    Bagaimana? tertarik untuk menjadi bagian dari Virtual Youtuber?

    Audisi Virtual Youtuber ASPIRA Project

  • Apa itu No Life?

    Apa itu No Life?

    No Life, atau nolep merupakan istilah ejekan pada orang-orang yang berkegiatan menyendiri dengan sedikit/tanpa interaksi langsung dengan keluarga, kerabat, teman maupun orang lainnya – umumnya pada suatu ruangan/lokasi tersendiri yang cukup tertutup/terbatas (kamar, rumah, warnet game/i-cafe, dsb).
    Kegiatan yang dilakukan oleh orang-orang yang dicap no life sendiri sebenarnya bermacam-macam, mulai dari membaca buku/komik, ber-internet ria, menonton film di komputer/gadget, bermain video game hingga hanya rebahan di kasur mereka. Tapi yang perlu digarisbawahi adalah, kegiatan-kegiatan tersebut menuntut mereka untuk sedikit/tanpa interaksi langsung dengan orang lain. Ambil contoh, sedang asyik membaca komik atau novel di kamar, tapi terganggu oleh kehadiran teman; atau sedang getol push rank video game online, tapi diminta untuk menemani saudara/pasangan ke suatu tempat.

    Ciri – Ciri seorang No Life :

    – Tidak perduli dengan apa pun yang terjadi di masa depan
    – Orang yang Nolep mereka akan lebih suka dan senang dengan kehidupannya sendiri.
    – Apapun yang terjadi si sekitarnya mereka tidak begitu perduli apa yang sedang terjadi.

    Penyebab menjadi No Life :

    1. Pengalaman pahit (trauma berat)
    – Korban bullying
    2. Karena keadaan
    Lingkungan yg buruk
    3. Kebiasaan buruk
    – Malas bergaul (bersosialisasi)

    Apakah sama dengan Introvert?

    Berbeda dengan anak yang memiliki sifat introvert (pendiam) yang hanya kurang bisa bersosialisasi dengan lingkungan, pejuang nolep memang seperti mayat yang hidup yang tidak ingin ngapa-ngapain.
    Namun, kebanyakan dari mereka pasti memiliki sifat introvert (pendiam). Seperti yang diketahui, introvert adalah sebuah kepribadian seseorang, sedangkan nolep adalah penyakit mental.
    Nolep biasanya disamakan dengan Hikikomori di Jepang, sama-sama membenci dunia luar. Tapi bedanya, anak Hikikomori biasanya anak-anak yang berkecukupan.
  • Dampak Positif dari Hentai

    Dampak Positif dari Hentai

    Hentai adalah kata Jepang yang begitu melegenda dan sudah tidak asing di telinga para pencinta anime. Kata yang bisa membuat fans animanga jadi berpikiran nggak-nggak dan senyum-senyum sendiri. Makna hentai sendiri adalah erotis, hidung belang atau mata keranjang.
    Di balik stigma buruk tentang hentai, tentu saja ada sisi lain dari kata tersebut, yang tak seluruhnya berbau pornografi saja.
    Lantas apa saja sih dampak positif yang dihasilkan dari anime hentai? Berikut penjelasannya.

    1. Mengurangi angka kejahatan tindakan asusila.

    Semua itu disebabkan karena nafsu yang nggak terkedali dari seorang pria kepada wanita. Jadi yang disalahkan nafsu para prianya nih? Hal itu tergantung dari latar belakang si pelaku.
    Kemungkinan besar, tindak asusila di tempat umum akan berkurang jumlahnya jika banyak lelaki yang sering nonton hentai di rumah.
    Bagi maniak garis keras, nafsunya nggak lagi tertuju pada cewek di dunia nyata, melainkan ke karakter cewek di anime. Dengan semakin banyaknya cowok penggila hentai, cewek-cewek real di dunia nyata nggak bakal terancam jadi korban tindakan asusila lagi. Atau minimal mengurangi tindakan asusila.
    Jadi, cewek di dunia nyata bakal menurun popularitasnya. Lumayan, para pesaing jadi berkurang. Yok semangat yang jones!

    2. Para jones bisa dibuat lebih terhibur karena mereka punya “teman” yang siap menemani mereka di malam minggu yang sepi

    Gimana nasib para jones yang yang kebutuhan kasih sayang maupun kebutuhan biologisnya nggak terpenuhi? Kalau jones cuma nonton AV, disitulah kadang ia merasa sedih karena nggak ada tempat buat nyalurin hasratnya.
    Tetapi semuanya bakal jadi mudah kalau ada hentai. Jones cuma perlu duduk di depan laptop atau PC tanpa ada rasa penyesalan nggak memiliki kekasih.

    3. Melatih otot tangan

    Tangan yang naik dengan konstan dan teratur saat sedang menonton anime hentai dan ecchi, membuat otot-otot pada tangan jadi lebih kekar.
    Nggak perlu fitness nggak perlu pergi ke gym, ternyata berkat anime hentai dan ecchi, semuanya jadi lebih mudah. Tapi ingat, perhatikan juga keseimbangan otot kiri dan otot kananmu supaya jangan gede sebelah.
    Tapi inget, tetep aja nonton ecchi/hentai adalah perbuatan DOSA. 
    Meski ada beberapa dampak positif, tetapi perlu digaris bawahi jika menonton anime hentai atau ecchi termasuk ke dalam tindakan dosa. 
    Jadi sebaiknya tinggalkan itu semua dan segealah bertaubat. Siapa tahu dengan bertaubat, kamu diberikan jodoh secantik karakter anime favoritmu.
    Tak bisa kita pungkiri, anime hentai dan ecchi memang bukanlah hal baru di kalangan anak muda. Namun pemerintah sudah berupaya penuh untuk untuk membatasi penyebaran anime hentai di internet agar ke depannya generasi bangsa jadi lebih terjaga.
    Postingan ini diambil dari Facebook