Kategori: Hiragana

  • Apa itu Furigana dan Okurigana?

    Apa itu Furigana dan Okurigana?

    ようこそ!
    Yo Minna-san! Kembali lagi bersama Adm0n SanPoi.

    Pastinya kita semua sudah tau bahwa di dalam Bahasa Jepang terdapat Aksara Hiragana, Katakana, dan Kanji.

    Tapi nih, (kadang) didalam penulisan Kanji terdapat Furigana dan Okurigana, yang umumnya ditulis dalam Aksara Kana.

    Kana (仮名) adalah sebutan untuk aksara silabik Jepang yang terdiri dari katakana, hiragana, dan man’yōgana. Ketiganya merupakan penyederhanaan dari aksara Tionghoa yang dikenal di Jepang sebagai kanji.

    Asal usul kata “kana” adalah “kari no ji” (仮の字; aksara sementara) atau ditulis sebagai 借りの字 (aksara pinjaman). Sebelum dibaca sebagai “kana”:, aksara Tionghoa untuk 仮名  juga dilafalkan “karina” atau “kanna”. Aksara ini disebut “kana” untuk membedakannya dari kanji yang disebut “mana” (真名, aksara resmi).

    Variasi yang tidak umum dari kana disebut hentaigana. Bentuknya berbeda dari kana yang dikenal sekarang. Penggunaannya terbatas pada kaligrafi, benda seni, atau papan reklame.

    Apa itu Furigana?
    Furigana atau 振り仮名 adalah alat bantu dalam membaca bahasa jepang yang berwujud Kana (Hiragana & Katakana) dengan ukuran yang lebih kecil. Biasanya ditaruh disebelah Kanan atau Atasnya Kanji atau karakter lainnya untuk menunjukkan cara pengucapannya. Furigana juga bisa disebut sebagai Yomigana (読み仮名).

    Penggunaan Furigana.
    Dalam Bahasa Jepang, Furigana digunakan sebagai alat bantu untuk menentukan cara baca sebuah Kanji yang jarang atau ambigu penggunaannya.

    Furigana yang posisinya Vertikal, disebut Tategaki.
    Furigana yang posisinya Horizontal, disebut Yokogaki​.

    Apakah itu Okurigana?
    Okurigana atau 送り仮名 adalah akhiran kana (Hiragana & Katakana) yang mengikuti Kanji dalam sebuah kata Jepang. Tujuannya utamanya adalah untuk membentuk kata kerja atau kata sifat.

    Secara umum, Huruf Kanji tidak bisa berdiri sendiri, jadi apabila kita ingin menggunakan Kanji tersebut sebagai Kata Kerja atau Kata sifat, harus kita tempelkan Okurigana.

    Kesimpulannya nih
    Furigana : Menunjukkan Pelafalan Kanji.
    Okurigana : Membentuk Kata Kerja/Kata Sifat dalam Kanji.
    Gimana?

    Dah mulai paham atau masih kurang jelas?
    Kalau masih kurang jelas bisa tanya lewat Komentar atau ke PO.N.GO atau malah pengen beli buku Bahasa Jepang? Beli di The Japan Scribe aja!
  • Apa itu Kunyomi dan Onyomi?

    Apa itu Kunyomi dan Onyomi?

    ようこそ!
    Yo Minna-san, Kembali lagi bersama Adm0n SanPoi.

    Mungkin ada yang bertanya-tanya “Kenapa kok Cara Baca Kanji Ada 2 sih?” “Nih Kanji Bisa Dibaca Gini, Kok Bisa Dibaca Gini Juga” dan lain sebagainya.

    Tenang! Karena pada Postingan kali ini ane akan menjelaskan, serta memberi tahu asal muasal Kunyomi & Onyomi.
    Yak, ane mulai dari Sejarah Kanji.

    Pada zaman dahulu sebagian besar huruf Kanji dibuat di China untuk penulisan Bahasa China.
    Huruf Kanji disampaikan ke Jepang kira-kira pada abad ke-4, Pada waktu negeri China merupakan Zaman Kan. Oleh karena itu huruf tersebut dinamakan Kanji yang berarti huruf negeri Kan.
    Nah, Kanji ini memiliki keistimewaan, tapi keistimewaan ini juga bisa membuat orang bingung.
    Kenapa? Karena Kanji memiliki tarikan lebih banyak dan kompleks. Jadi 1 Kanji biasanya memiliki arti Kata Benda maupun Kata Kerja.
    Biasanya, jika mewakili sebuah kata kerja, huruf Kanji tersebut dilengkapi dengan huruf Hiragana dan mampu berdiri sendiri.
    Saat huruf Kanji dipakai bersamaan dengan huruf Kanji yang lainnya, maka akan tercipta suatu arti baru.

    Lah terus, kenapa kok cara bacanya ada 2?
    Karena huruf Kanji banyak yang diambil dari Bahasa China, maka setiap huruf mempunyai cara baca asalnya (China) yang disebut 音読み (Onyomi).
    Setelah diserap dalam Bahasa Jepang, terciptalah cara baca Jepang yang disebut 訓読み (Kunyomi).
    Jumlah cara bacanya pun berbeda-beda.
    Ada huruf yang mempunyai cara baca China banyak, tapi hanya memiliki satu cara baca Jepang ataupun sebaliknya.
    Ada juga huruf yang memiliki pengucapan Onyomi & Kunyomi yang mirip-mirip.
    Kesimpulannya nih
    Kunyomi artinya adalah Bacaan Jepang
    Sedangkan, Onyomi adalah Bacaan China
    Kanji dibawa dari China ke Jepang pada abad ke 4, Karena China pada masa tersebut mengalami Zaman Kan. Maka disebut Kanji.
    Kan = China (Zaman Kan)
    Ji = Karakter/Huruf
    Gimana?
    Dah mulai paham atau masih kurang jelas?
    Kalau masih kurang jelas bisa tanya lewat Komentar atau ke PO.N.GO atau malah pengen beli buku Bahasa Jepang? Beli di The Japan Scribe aja!