Kategori: Opini

  • Protocol Rain: Hujan tapi bukan di langit

    Protocol Rain: Hujan tapi bukan di langit

    Menurut kalian, anime apa yang relate dengan kehidupan kita hari ini? mungkin kalian banyak menyebutkan judul anime yang pernah kalian tonton. Tapi kalian mungkin belum pernah nonton anime yang menceritakan game secara spesifik sebagai pemain esport professional. Review anime yang sebelumnya aku sudah tinggalin di MyAnimeList juga akan dijelasin lebih detail di sini.

    Aku bakal ceritain anime yang mungkin underrated. Eksistensinya di MAL sendiri ratingnya cuma dapet 6, mungkin emang karena visualnya ampas. Kalian belom pernah nonton anime yang main game yang mirip dan mungkin terinspirasi dari Valorant keluarannya Riot Games, tapi grafiknya kayak main game demo dari Unity yang diremix pake asset gratisan dan didevelop satu hari.

    scene game di dalam anime

    Bertahun-tahun aku share review anime pun baru pertama kali nemu anime dengan visual seampas ini setelah anime yang nyeritain loli jadi tuhan. Tapi mungkin kekuatan di anime ini itu bukan dari visualnya, tapi emang dari plotnya yang ga pasaran, atau kayaknya yang gak klise aja. Ya di sini ada cowok culun yang direbutin dua cewek? itu sih uda biasa banget. Temennya yang selalu berlagak paling keren tapi minta bantuan ke MC terus? gila setiap anime pasti ada itu.

    Terus apa yang dijual sama anime ini? Fun fact nya yang jadi VA si Shun ternyata suami si Hana Kanazawa dan Heroine nya itu juga yang pernah ngisi Aqua. Tapi apakah semua itu penting dan menjadi nilai jualnya? TENTU SAJA BUKAN!

    Ceritanya yang diberikan ini mungkin emang segmented tapi bener gokil karena buatku pribadi ini relate banget. Dia ngingetin aku dengan awal aku berkarir, apakah karenaku sangat overpowered saat bekerja? tentu saja bukan, melainkan mereka ngasih tahu betapa lemahnya mereka di hadapan realita, padahal di circle mereka sendiri terlihat paling jago dan sangat kuat.

    Then? sebagian besar dari kalian mungkin belum merasakan character development yang signifikan karena kalian pemalas. Tapi anime ini berbeda, mereka berusaha sekuat tenaga dan juga pasrah namun tetap mencari kekuatan yang lebih besar.

    Ini bukan kayak SAO yang fokus ke aksinya, tapi di sini menceritakan sisi pengorbanan dalam strateginya. Menurutku itu gokil banget, belom pernah aku nemu anime kayak gini.

    Kalian gabakal dapet sama cerita yang bakal mengubah hidup menjadi pribadi yang lebih baik, kalian cuma perlu hiburan untuk merenungi diri dengan menonton anime ini.

    Review Anime

    Visual: 4 (aku benci scene dalam gamenya)
    Music: 5 (aku benci opening dan endingnya)
    Story: 8 (aku cinta banget sama plotnya yang bikin aku relate)
    Character Development: 9 (kalau ditanya anime apa yang developmentnya terasa? aku akan menjawabnya ini)
  • Mencoba Sok Meriview One Piece Film Red

    Mencoba Sok Meriview One Piece Film Red

    Sebuah ulasan tentang One Piece Film Red dari seorang amatir

    Jadi gini, Kita mulai dari garis besarnya aja ya. Spoiler alert btw. Cerita pada One Piece Film Red berpusat pada seorang gadis bernama Uta, doi adalah seorang idol nomor 1 di dunia One Piece. Hampir setiap orang mengagumi suara dan lagu-lagu yang dinyanyikan oleh Uta. Bahkan Brook yang juga merupakan musisi papan atas di dunia One Piece, menyebutkan kalau lagu karya Uta seperti berasal dari dunia yang berbeda. saking bagusnya. Hal menariknya adalah Uta adalah teman kecil Luffy, dan lagi doi adalah anak perempuan dari Akagami Shanks.

    Konflik utamanya sendiri ada di Uta yang menjebak 70% populasi dunia kedalam genjutsunya. itu terjadi karena dia percaya kalau dunia nyata membuat banyak orang menderita. Karena itu dia membuat dunia dimana tidak ada penderitaan, segala keinginan dapat terkabul, dan paling penting tidak ada Bajak laut.

    Dalam hal plot, Kami gak ada komplain apa-apa, walaupun plotnya lumayan mainstream tapi pembawaannya masih enjoy buat diikuti. Sepanjang cerita Kita juga dikasih tau alasan pribadi yang bikin Uta bertekad membuat dunia yang ideal. Dari masa lalu yang cukup kelam, ditinggal orang yang dia sangat percaya, dan akhirnya terkurung selama 10 tahun di pulau yang isinya cuma 2 orang. Mana sama om-om lagi.

    Karena Uta pada dasarnya adalah Idol, dan cerita ini punya fokus utam tentang doi. Persiapkan diri kalian untuk dengerin sekitar 8 lagu di sepanjang film. Dari sekitar 8 lagu itu semuanya bagus. Ini pendapat pribadi Kami sih, tapi bisa dijamin kalau ke-8 lagu itu bikin kaki goyang selama film.

    Hal lain yang menarik dari One Piece Film Red adalah peran Coby di film ini sangat besar. Kami pribadi pada awalnya tydak terlalu menganggap keberadaan Coby di film ini. Tapi diluar dugaan keberadaan Coby disini jauh lebih penting dari keberadaan kru SHP sekalipun. Dari mulai menyusun rencana keluar dari genjutsu, membebaskan kru SHP dari perangkap, bahkan Doi jadi penyusun formasi tempur di battle terakhir. MVP sih doi.

    Di film ini juga. pada akhirnya Kita bisa menyaksikan aksi dari para “utama” kru Akagami. Kayaknya ini pertempuran perdana mereka mau di manga maupun format anime. Kemunculan kru akagami bahkan bisa dibilang jadi daya tarik utama dari film red itu sendiri. Cuma menurut Kami penampilan mereka kurang seru. Mungkin karena mereka dihadapkan sama banyak masyarakat biasa, yang membuat pergerakan mereka terbatas. Apalagi posisi mereka sebagai pelindung korban dari rencana genosida dari angkatan laut. Cukup kecewa sih. Kemunculan mereka juga kurang epic. Maksud Kami, mereka daya tarik utama dari film in, tapi aksi pertama mereka di film malah kurang epic.

    Film ini kekurangan epic moment. Maksud Kami, kru SHP bahkan tydak menggunakan kekuatan maksimal mereka. Jinbe sudah dikru jadi Kami berasumsi timeline diambil adalah setelah Wano. Jadi, Kami agak kecewa seperti skill kayak Enma full power plus haoshoku zoro gak muncul. Ifrit jambe atau api biru sanji pun tidak muncul. Bahkan kemunculan Luffy gears 5 yang menurut Kami bakal jadi titik pecahnya penonton, munculnya malah tipis banget. Kami bahkan tidak sadar kalo doi ganti form dari snake man ke gears 5.

    Tapi kurang bukan berarti tidak ada. Gua gak inget semuanya tapi salah satu epic moment adalah saat Usoop connect sama Yasoop lewat kenbun haki. Walau Gua agak mempertanyakan gimana caranya Usoop ngenalin haki bapaknya, tapi ya udahlah ya. Moment lain adalah saat Shanks ngangkat Gryphone yang membara.

    Tapi memang pada dasarnya film ini bukan bertemakan gelud brutal seperti film One Piece kebanyakan. Ini lebih ke psikologi, tentang rasa frustasi Uta. Bingungnya Luffy, dan penuh misterinya Akagami Shanks.

    Moment dimana akainu memutuskan genosida para korban hampir gak beralasan. Maksud Kami, genosida itu hampir tidak berdasar. Bahkan kalaupun semua penonton tewas tidak akan ada pengaruhnya sama powernya Uta. Hampir 70% populasi dunia terjebak genjutsu, dan hanya tidurnya Uta jalan keluarnya. Kenapa Om Akainu bisa kepikiran kalo ngehabisin semua penonton konser Uta bisa jadi solusi? Bahkan pecahnya, Fujitora bisa sepakat sama rencana itu. Kalau Kizaru ya gak usah dipertanyakan lah ya.

    Satu-satunya alasan yang Kami pikirin adalah akainu berusaha untuk ngasih tekanan psikologi ke Uta. Kayak “kalo genjutsunya gak dilepas mereka bakal dibunuh, dan itu semua karena Lo” cukup cocok sama karakternya Akainu. Alasan lain kenapa ini terjadi adalah karena untuk membangun image baik krunya Akagami. Karena sebelumnya mereka keliatan kayak penghianat, mungkin Om Oda pakai cara ini untuk ngebalikin citra baik dari kru Akagami. Ntahlah.

    Dan yang paling epic dari segala-galanya adalah, Kru bajak laut pada kemane? Law cuma berdua sama Bepo, Bartolomeo sendirian, kru Shanks yang dibawa pas ngubur Shirohige kemana? Sepi banget. Namun, diluar itu semua One piece film red masihlah sebuah film yang seru untuk ditonton. Punya banyak lagu yang bagus, dan lain-lain. Sisanya silahkan tonton sendiri. Sekian

  • Casiopea: Penistaan Musik yang Menggelora!

    Casiopea: Penistaan Musik yang Menggelora!

    Casiopea, band jazz-fusion yang melegenda dari Jepang, telah mengubah industri musik dengan suaranya yang unik. Sejak berdiri pada tahun 1976, mereka telah menjadi salah satu grup paling berpengaruh dan sukses dalam sejarah musik modern. Gaya fusion-nya menjadi kiblat dunia dengan menggabungkan komponen Funk, Rock, Jazz Latin dan genre lainnya untuk menciptakan suara yang baru dan telah menarik perhatian pendengar secara global.

    Saya pribadi awalnya menolak keberadaan mereka dengan musiknya yang menurut saya tidak biasanya didengar, memang saya suka Jazz pada umumnya seperti Candra Darusman & Fariz RM lalu pada suatu ketika teman baik saya memberikan rekomendasi sebuah band yang secara pribadi sih unik. Tidak ingin selalu denial hingga satu saat teman baik saya ini memutar lagu Casiopea yang terlihat di Friend Activity pada Spotify, akhirnya memutuskan untuk coba dengerin album yang sudah dikompilasi sedemikian rupa oleh teman baik saya ini dan sekarang saya jatuh cinta dengan gaya mereka yang membuat Jazz tidak harus melulu begitu.

    Mereka ini sudah seperti nabi dalam dunia musik yang membuktikan bahwa musik tidak harus melulu begitu dan monoton, atau mungkin tidak monoton namun hanya menjadi klise karena dibuat berulang terus hingga kini mereka menciptakan suatu hal yang baru.

    Lebih dari empat dekade, Casiopea mendorong batasan jazz-fusion dan crossover music to the next level. Lewat kreativitas dan inovasi tiada henti, mereka menciptakan dunia musik yang sangat unik namun sama sekali tidak asing dan selalu menginspirasi. Tiap album yang dirilis, mereka terus mencampur genre sambil memoles suara khas mereka – semuanya tanpa pernah mengorbankan kualitas atau seni.

    Casiopea dan Jazz Fusion Modern

    Source: Album Cover via Spotify

    Kalau kita mencari genre jazz fusion modern, hampir tidak ada yang lebih menonjol daripada Casiopea. Grup jazz fusion Jepang ini telah berada di garis depan musik dunia sejak pembentukannya pada tahun 1976. Dari karya-karya awalnya hingga rilis terbarunya, Casiopea terus mendorong batas-batas dan mengubah cara kita berpikir tentang jazz fusion.

    Pengaruh Casiopea pada musik dunia dapat dilihat dalam banyak cara. Cara mereka menggabungkan funk, rock, dan elemen Latin dengan melodi Jepang tradisional lalu menciptakan suara yang unik yang menantang ekspektasi pendengar tentang apa yang dapat dicapai oleh band jazz. Band ini juga dikenal karena penggunaan synthesizer yang gokil dan mesin drum untuk menciptakan suasana yang benar-benar baru yang mencampurkan budaya yang berbeda menjadi satu unit yang utuh.

    Tak hanya melawan standar, Casiopea juga memiliki dampak yang signifikan secara keseluruhan dalam live performance maupun rekaman studio. improvisasi yang di luar nalar selama sesi studio dan bahkan di live performance yang membuat mereka untuk menjelajahi berbagai inovasi baru yang gokil setiap lagu ataupun konsernya – sesuatu yang belum pernah terdengar sebelumnya! Pendekatan ini juga membantu meningkatkan tingkat energi di setiap konser sambil tetap mempertahankan rasa gaya dan kemewahan yang mendasari semua komposisi yang mereka tulis atau bawakan bersama.

    Kolaborasi & Spin-Off

    Yang gak kalah keren lagi Casiopea ini juga sering collab dengan musisi lain seperti T-Square & Synchronized DNA yang lagunya jadi kawin banget, mungkin dibilang collab langsung juga ga sepenuhnya benar sih atau mungkin bisa dibilang mereka bikin band spin-off untuk collab? ya kalau di Indonesia sendiri seperti Dewa lah, si Ahmad Dhani bikin band khusus kayak T.R.I.A.D atau beberapa artis lainnya yang namanya diangkat juga, entahlah tapi yang satu pasti mereka pernah collab.

    Jelas tak bisa mengelak pengaruh Casiopea terhadap musik di seluruh dunia melalui komposisi jazz fusion ambisius mereka lebih dari empat dekade, warisan ini terus berlanjut hari ini saat band dari semua sudut menghormati usaha pionir grup ikonik ini dalam menciptakan musik yang terdengar awam secara global!

    CASIOPEA 3rd
    Source: spice.eplus.jp

    Ya gak heran kalau akhirnya pengaruh Casiopea bisa didengar di banyak gaya musik modern, dari hip hop disampling dengan jazz hingga artis EDM yang mengintegrasikan irama Latin ke lagu mereka, pengaruh Casiopea masih kuat melekat di semua pop kultur saat ini. Mereka mempertaruhkan karir dan menciptakan sesuatu yang baru dari ide-ide yang ada: Sungguh revolusi musik yang gokil!

    Kalau kalian suka musik energetic dan juga melodius, maka mendengarkan Casiopea sebagai perintis Jazz-Fusion tidak akan begitu buruk.

  • Suzume no Tojimari: Troublemaker Hero

    Suzume no Tojimari: Troublemaker Hero

    Oke guys, di bulan maret yang ceria ini kita kedatangan anime movie terbaru yang menurut saya pribadi sih gokil, kalau kalian suka adventure yang menegangkan sih bakal cocok banget. Suzume no Tojimari, petualangan mistis yang mungkin sekilas mirip Kimi no na wa formatnya, tapi yang membedakan di sini kita dapet feel yang berbeda.

    Sebenarnya ada beberapa yang ingin saya bahas terkait isi ceritanya, tapi di sini kita coba mengurangi spoiler, ya yang jelas sih ini campuran antara Doraemon & Howl’s Moving Castle versinya si Shinkai. Mungkin untuk pembahasan lebih dalam terkait ceritanya akan kita bahas di lain kali aja, kita sekarang fokus untuk review anime ini.

    Karya Makoto Shinkai ini sih gokil parah, setelah yang terakhir Tenki no Ko kita kembali nemuin karya dia yang gak kalah keren, selain grafiknya yang kece abis apalagi ditambah music yang ngiringin kita terlarut dalam cerita dan juga ceritanya yang deep banget. Character developmentnya juga ga biasa yang bikin anime ini wow banget, secara subjektif anime ini lebih keren dari Tenki no Ko yang terkesan naif sedangkan di sini semua karakter punya ceritanya masing-masing. Theme song yang dibawain oleh Radwimps juga keren banget, kalian juga bakal nemuin lagu citypop yang diputar di dalam anime ini.

    Plot

    Source: Tim Produksi Suzume

    Awalnya sih Suzume yang lagi berangkat sekolah malah ketemu lelaki misterius yang nanyain tentang keberadaan sebuah pintu di reruntuhan, si heroine cuma tau reruntuhan di deket situ sih jadi dia nunjuk tempatnya aja. Heroine yang lanjut berangkat ke sekolah malah muter balik gegara penasaran sama si lelaki ini dan akhirnya nemuin pintu lapuk yang ada di reruntuhan yang dibukanya, setelah itu banyak bencana alam yang terjadi di seluruh Jepang.

    Bencana cuma bisa dihentikan dengan menutup semua pintunya yang terbuka itu, hanya ada langit malam yang dihiasi bintang dan matahari yang hampir tenggelam, lalu petualangan untuk nutupin pintu pun dimulai, so buat kalian para perempuan jangan asal ngikutin lelaki misterius.

    Worthiness Suzume

    Jadi buat kalian yang suka Adventure, sedikit Romance, tahayul, paradox, ingin tersentuh dengan broken home family that’s finally reunited. Jadi target marketing anime ini kalian banget, tapi kalau kalian ga suka cerita yang berat sih mendingan jangan nonton deh.

  • Tenki no ko: Pawang hujan dari Kota

    Tenki no ko: Pawang hujan dari Kota

    Tenki no Ko, anime yang disutradarai dan ditulis oleh Makoto Shinkai, berformat movie yang menurut saya pribadi sih cukup dinikmati lah. Satu hal yang bikin saya kurang bergairah yaitu MC bersama heroine nya yang naif, ya mungkin ini cuman pandangan subjektif saja, kalau pandangan pribadi sih heroine-nya sendiri cukup cantik kok. Ceritanya yang seharusnya gampang dimengerti oleh kebanyakan orang bisa jadi nilai plus dan sekaligus ini jadi penilaian objektif saya, secara grafis sih gokil dan studionya keren udah bikin banyak detil yang mungkin menurut sebagian orang ya gitu doang tapi buat saya ini gokil sih, gak heran kalau dia dapet penghargaan.

    Hodaka Morishima dari Tenki no Ko
    (Gambar/Reddit)

    Anime ini menceritakan tentang Hodaka Morishima, siswa SMA yang kabur dari rumahnya dan merantau ke Tokyo, yang sedang mengalami hujan tiada henti. Hodaka kemudian bertemu dengan Hina Amano, yatim piatu yang berjuang untuk mencari pekerjaan untuk menghidupi ia beserta adiknya. Hodaka kemudian menyelamatkan Hina dari orang-orang jahat, dan menyarankan Hina untuk jadi “Pawang Hujan” saingannya si mbak Rara – percaya ga percaya sih dia jadi seseorang yang dapat menghentikan hujan ketika orang lain membutuhkannya.

    Film ini sangat populer di Jepang, dengan lebih dari 1.1 juta tiket yang terjual dan menghasilkan 1,6 miliar yen (sekitar IDR 184,6 milyar) dalam tiga hari pertamanya di lebih dari 350 bioskop. Film ini juga meraih posisi pertama di minggu pembukaannya dan pada 2019 merupakan film domestik dengan pendapatan tertinggi ke-7 di Jepang.

    Plot

    Kita di sini ga ngomongin plot armor, tapi satu yang jelas pasti banyak yang menurut saya pribadi menarik dalam segi pengembangan karakternya, karena menurut saya kalau alur ceritanya sendiri mungkin simpel karena si MC dari desa merantau ke kota, lalu ketemu dengan si mbak heroine yang kebetulan pegawai McD yang berakhir tragis cuman karena si heroine kasian dengan MC akhirnya dikasi makanan entah itu mungkin PaNas 2 secara gratis tapi ga inget juga sih apa yang dikasih dan lalu akhirnya heroine dipecat (ini semua karena MC bajingan emang). Tapi guys, terlepas dari apapun yang ada di anime ini tuh akhirnya bakal jadi story development, masi jadi satu misteri kenapa ada om-om yang nolongin si MC & Heroine cuman karena om percaya tahayul, selebihnya mungkin kalian bisa tonton sendiri ya biar ngehindarin spoiler aja.

    Tapi lagipula ya ges ya, Tenki no Ko ini jadi film Jepang yang dipilih sebagai kategori Terbaik untuk Film Internasional di Academy Awards ke-92. Ini juga merupakan anime pertama yang dipilih oleh Jepang sejak Mononoke Hime pada tahun 1998. Film ini juga meraih penghargaan Animation of the Year di acara Penghargaan Japan Academy Prize ke-43, serta Social Impact Award di Festival Media Jepang ke-23.

    So far sih, Tenki no Ko emang anime yang keren. Ceritanya yang simpel, Heroine yang lucu tapi naif, dan tak lupa grafis yang gokil membuat film ini wajib untuk ditonton. Buat wibu yang demen anime tapi plotnya ga gitu aja, berarti Tenki no Ko bakalan cocok banget.

  • Mob Psycho 100: Tidak selamanya lugu itu lemah

    Mob Psycho 100: Tidak selamanya lugu itu lemah

    Selalu terbesit dalam benak kita jika orang yang lugu itu lemah dan selalu ditindas, sedangkan dalam Mob Psycho 100 ini memberikan kita cakrawala lain tentang orang yang kita anggap lemah ternyata orang paling kuat dalam tayangan ini, namun tayangan ini mengajarkan kita jika seseorang yang lugu juga memiliki sisi negatif.

    Kekuatan Mob naik berkala seiring emosinya tak terkendali
    Kekuatan Mob berdasarkan Emosinya

    Menjadi orang yang sekedar kuat terkadang memiliki kelemahan juga. Contohnya, kecenderungan emosional yang dimiliki Araragi dari Monogatari lebih kuat dan juga dapat dikendalikan. Sedangkan Mob terkadang kesulitan mengendalikan emosinya namun biasanya tidak memiliki emosional yang menonjol. Lucunya dalam kehidupan nyata, kondisi mental atau emosional kita sangat berpengaruh terhadap keadaan kita, ambil contoh ketika kita sedang sakit akan lebih cepat sembuh ketika kita selalu ceria dan biasanya tubuh kita lebih lemah ketika sedih.

    Sekedar disclaimer jika tulisan ini bukanlah panduan Kesehatan Mental ataupun Kesehatan Fisik, harap temui Psikologis terdekat jika kamu merasa mulai menjadi Anime. Jangan lupa temui Dokter bila kamu merasa dilukai seseorang secara fisik.

    Pengaruh Kesehatan Mental & Mob Psycho 100

    Berdasarkan tabel di samping menunjukan hasil yang cukup signifikan terhadap pengaruh mental terhadap kesehatan.

    “Kesehatan mental yang dulu mempunyai pengaruh yang signifikan secara langsung maupun tidak pada kesehatan fisik (begitu pula sebaliknya), Hal ini diawali pada pilihan gaya hidup dan interaksi sosial. Hubungan antara kesehatan fisik yang dulu dengan kesehatan mental saat ini didasari aktifitas fisik sebelumnya.”

    Julius Ohrnberger, Eleonora Fichera, Matt Sutton (Page 48)

    Di sini saya tidak bermaksud merendahkan Mob atau meninggikan Araragi walaupun demikian begitu. Yang ingin saya sampaikan pada tulisan ini ialah tidak lain jika tidak semestinya kita memandang remeh terhadap seseorang, seperti Mob yang memang lebih kuat dibanding manusia pada umumnya walupun terlihat lemah. Hanya saja jika Mob dapat mengendalikan emosional dan mentalnya mungkin akan lebih kuat lagi.

    Mungkin agar tulisan ini tidak terkesan melenceng dari judulnya, mari kita bahas juga tentang Mob Psycho. Anime ini diadaptasi dari manga dengan judul yang sama, berceritakan tentang seorang pemuda yang memiliki kekuatan dari alam ghaib namun belum dapat dijelaskan oleh pesulap merah, sedangkan pemuda ini memiliki guru yang sekedar memanfaatkan dia untuk pengusiran setan dan semacamnya. Jadi intinya anime ini hanya sekedar cerita itu, yang membuatnya menarik itu character development dan karisma gurunya melampaui pemikiran kita, sedangkan komedi yang disajikan juga masih relatable dengan kita.

    Referensi:

    • The relationship between physical and mental health: A mediation analysis
      • Author: Julius Ohrnberger, Eleonora Fichera, Matt Sutton
      • Study: Social Science & Medicine
      • Published: 2017
      • Pages 42-49, Volume 195
      • ISSN: 0277-9536
      • URL: https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0277953617306639
  • Jurnal Wibu : Tinjauan Hukum Terhadap Fenomena Outfit Ahegao

    Jurnal Wibu : Tinjauan Hukum Terhadap Fenomena Outfit Ahegao

    Outfit atau pakaian ahegao sebenarnya sudah ada sejak lama di Indonesia, bisa dikatakan sudah ada sejak budaya mengenai animasi Jepang mulai berkembang di Indonesia.

    Belakangan ini, topik mengenai outfit ahegao yang digunakan dalam ruang publik terutama pada saat acara wibu, sedang hangat diperbincangkan. Ada yang menentang, serta ada pula yang mendukung hal tersebut. Lalu, mengapa hal ini menjadi persoalan? bukankan negara kita ini merupakan negara demokrasi? yang dimana membebaskan rakyatnya untuk berpakaian sesuka hati.

    Memang benar, pada hakikatnya negara kita merupakan negara demokrasi, namun yang perlu kita ketahui adalah demokrasi ini memiliki banyak jenis. Dimulai dari demokrasi liberal (konstitusional) yang dimana tidak memberikan batasan mengenai individu, hingga demokrasi pancasila yang dimana menanamkan nilai-nilai sosial budaya masyarakat. Ya, tentu saja negara kita menggunakan sistem demokrasi pancasila yang dimana bersumber dari nilai sosial budaya masyarakat kita.

    Kemudian, pantaskah menggunakan pakaian ahegao ditempat umum? mari kita bahas berdasarkan UU Pornografi, serta Norma Sosial.

    UU Pornografi

    Menurut pendapat saya, outfit ahegao dapat dijerat hukum. Mengapa? dalam Pasal 4 ayat 1 UU Pornografi dijelaskan mengenai larangan serta pembatasan pornografi, yang dimana terdapat kalimat “secara eksplisit” atau dapat dimaknai “secara gamblang.” Kemudian, ahegao yang terdapat pada outfit tersebut secara implisit memuat unsur pornografi.

    Pasal 4 ayat 1 UU Pornografi

    Setiap orang dilarang memproduksi, membuat, memperbanyak, menggandakan, menyebarluaskan, menyiarkan, mengimpor, mengekspor, menawarkan,
    memperjualbelikan, menyewakan, atau menyediakan pornografi yang secara eksplisit memuat:
    a. persenggamaan, termasuk persenggamaan yang menyimpang;
    b. kekerasan seksual;
    c. masturbasi atau onani;
    d. ketelanjangan atau tampilan yang mengesankan ketelanjangan;
    e. alat kelamin; atau
    f. pornografi anak.

    Norma Sosial

    Norma sosial merupakan kumpulan kebiasaan yang menjadi pedoman berperilaku dalam suatu kelompok masyarakat. Berdasarkan pengertian tersebut, dapat disimpulkan bahwa kebiasaan yang ada di Indonesia bisa jadi berbeda dengan kebiasaan yang ada di Amerika Serikat, lalu apakah menggunakan pakaian ahegao menyalahi norma sosial yang ada di Indonesia? ya, didalam norma sosial terdapat norma kesopanan, yang mengatur mengenai perikalu individu, serta norma kesusilaan yang mengatur mengenai baik maupun buruk.

    Kesimpulan

    Memang menggunakan outfit ahegao tidaklah menyalahi perundang-undangan, akan tetapi kita perlu mengetahui juga norma yang berlaku pada masyarakat setempat, apakah menyalahi norma, ataukah hal tersebut memang wajar dilakukan. Ingat, kita adalah makhluk sosial.

    Daftar Pustaka :

    Isi dari seluruh artikel ini merupakan pendapat pribadi penulis.

  • Menjadikan Hobi Sekedar Pekerjaan

    Menjadikan Hobi Sekedar Pekerjaan

    Hobi tiap orang mungkin berbeda, namun apa jadinya kalau kegemaran kita itu sekedar pekerjaan belaka? selain menjadi hiburan juga jadi cuan. Mungkin itu yang banyak orang katakan sebagi pekerjaan sesuai passion, namun pastinya ada beberapa orang yang melihatnya berbeda. Hobby as Creativity mungkin menjadi slogan yang saya sukai, pasalnya pekerjaan sesuai passion atau hobi bisa menjadi hal sulit.

    ilustrasi hobi orang menggambar di buku spiral
    Photo by Craig Adderley on Pexels.com

    Hobi orang bisa bermacam-macam, mulai dari memancing hingga menggambar dan semuanya dapat menjadi penghasilan bila dimanfaatkan dengan benar. Namun kita harus belajar secara realistis dengan kondisi sosial tempat tinggal kita, misal saya tinggal di Jakarta dengan kegemaran riding motor dan tentu saja ini bisa dilakukan namun pekerjaan legal sebagai pembalap sangat jarang ataupun melampiaskan menjadi mitra ojol juga saya rasa kurang menghasilkan dibanding pekerjaan sekarang. Di sini saya tidak bermaksud untuk merendahkan salah satu pekerjaan atau tempat tertentu, namun perlu diingat bahwa bekerja mengikuti passion kita itu juga memiliki resiko.

    Dalam sisi lain pun kita jadi pionir untuk bekerja sesuai passion, berharap makin banyak orang membutuhkan jasa seperti passion kita. Ini yang perlu kita pertimbangkan sebelum memulai pekerjaan sesuai passion. Kita perlu memahami kondisi dan kebutuhan pasar, sekiranya memungkinkan terjun pun tidak masalah. Yang perlu diingat adalah bagaimana kita bisa bekerja dan mengimbangi passion sembari menghidupi diri.

    Mari kita ambil contoh, saya tinggal di Jakarta dan gemar bermain perempuan. Sekilas tidak ada yang salah dengan passion saya. Namun kalau kita terapkan di sini akan ditentang habis oleh kelompok orang yang suka cinta kasih. Jadi itu yang saya tegaskan, untuk mengimbangi hidup dan passion sesuai batasnya. Bekerjalah secara realistis, pikirkan apa yang kita kerjakan itu menyenangkan. Jangan mengambil pekerjaan yang tidak kita suka, contoh saya bekerja sebagai pemuka agama dengan kegemaran saya tadi.

    Bekerja dan passion itu dua hal yang berbeda, namun indah bila dipadukan. Semoga kalian yang membacanya dapat memahami maksud dan tujuan saya. Jadikan hobi sekedar pekerjaan.

    Referensi

    1. https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/hobi
    2. https://www.merriam-webster.com/dictionary/passion
    3. https://www.idntimes.com/life/career/akmal-4/pekerjaan-sesuai-passion-c1c2
    4. https://id.theasianparent.com/bekerja-sesuai-passion
    5. https://www.gamelab.id/news/273-untung-dan-rugi-bekerja-sesuai-dengan-passion
  • Cara Amatir Menelusuri Wibu Profesional

    Cara Amatir Menelusuri Wibu Profesional

    Wibu mungkin kata yang cukup dikenal banyak orang, sejak awal era kartun jepang atau yang biasa kita kenal sebagai anime masuk ke Indonesia, banyak sebagian dari pasar hiburan kita mulai fokus akan konten yang disajikan dalam acara kartun tersebut. Sebut saja Dragon Ball dan Sailor Moon cukup membuat orang berbekas di hati, orang yang sampai tergila-gila mungkin dapat dikatakan sebagai Wibu atau setidaknya itu yang kebanyakan orang mencap mereka dan hal ini dapat berlaku pada saya dengan kecintaanku pada karakter Usagi dari Sailor Moon.

    Saya sendiri pun sebenarnya cukup heran dan penasaran akan asal usul kata wibu itu sendiri, menurut KBBI versi 3.9.1.1 tahun 2022 bulan Juni disebutkan bahwa wibu itu tidak bermakna.

    Entri wibu dalam KBBI

    Hal ini cukup memukul saya karena merasa sedikit kesulitan tanpa adanya data. Lalu saya mencoba untuk mencari sumber alternatif dengan mencoba untuk mencarinya di google dengan query wibu dan hasilnya kurang memuaskan, karena saya diberikan konten yang relevan atau setidaknya itu dalam sudut pandang saya. Japanophilia pun muncul sebagai kecintaan terhadap Jepang dari berbagai aspek seperti budaya, bahasa, dan juga sejarahnya. Setelah mencoba untuk membaca dan memahami kata tersebut dalam wikipedia, saya akhirnya menemukan referensi yang setidaknya dapat memberikan clue terkait asal muasal atau pertama kali penggunaan kata tersebut.

    Penggunaan kata wapanese pertama kali digunakan pada awal 2000 untuk menjuluki orang putih dengan obsesi terhadap Jepang. Kemudian penggunaan weeaboo atau disingkat sebagai weeb pertama kali beredar sejak 2002 yang berasal dari webcomic The Perry Bible Fellowship dengan kata tanpa arti melainkan sesuatu yang membuat kurang nyaman sebagai kata ganti atau dijadikan filter terhadap kata waponese di 4chan yang lalu secara otomatis diubah menjadi weeaboo akibat penggunaan kata wapanese yang dapat merujuk sebagai masalah rasialisme.

    Lantas kapan penggunaan kata tersebut di Indonesia sendiri? setelah saya menulusurinya di berbagai situs, namun saya belum dapat data pasti tentang penggunaan kata ini pertama kalinya di Indonesia. Namun setidaknya akhir 2014 penggunaan kata tersebut sudah mulai digunakan.

    Perjalanan riset untuk menelusuri awal penggunaan kata yang terdengar aib bagi sebagian orang untuk beberapa tahun yang lalu ini mungkin dapat menjawab semua rasa penasaran saya akannya. Namun tetap saja tidak relevan dengan judulnya yang seharusnya menceritakan cara untuk menjadi salah satunya dan tentu saja dengan cara mempelajari asal usul dan sejarahnya. Setidaknya dapat menjadikan kita salah satunya sesuai dengan apa yang dituliskan sebelumnya tentang kecintaan terhadap sejarahnya, lantas apa semua ini cara yang amatiran? menurutku ya namun mungkin bagi sebagian orang lain? ya cukup kalian isi dengan imajinasi liar! apakah semua yang diceritakan ini relevan bagi kalian? atau mungkin tidak, tapi satu yang pasti yaitu kalian membacanya sampai habis.

    Referensi:

  • Mencoba sok tau tentang Webtoon

    Mencoba sok tau tentang Webtoon

    Di sekitar tahun 2015 muncul sebuah platfrom komik digital yang bernama Webtoon yang dibawahi nama Line. Aplikasi untuk membaca komik online asal korea ini menjadi populer selain karena memiliki banyak judul original yang menarik. Webtoon juga menawarkan akses gratis keseluruh komik yang ada diplatformnya. Dewasa ini selain memiliki jumlah judul original yang semakin banyak  kini Webtoon tumbuh menjadi semakin besar dan memiliki sekitar 162 juta pengguna aktif bulanan, dan sekitar 6 juta kreator lepas yang akan tetap bertumbuh seiring semakin populernya industri komik di tanah air.

    Selain karena hal-hal diatas, Webtoon juga memiliki satu hal yang membuatnya memiliki cakupan pasar yang besar. Jika kita melihat dari komunitas pecinta budaya populer asia, kita akan melihat kalau ada dua pasar besar yang masing-masing memiliki komunitasnya sendiri. 2 komunitas ini adalah “Wibu/Otaku” yang condong kepada budaya populer Jepang, serta “K-popers” yang sesuai dengan namanya lebih condong kepada budaya Korea. Pada prakteknya, seringkali apa yang dinikmati oleh masing-masing komunitas sulit untuk bisa dinikmati oleh komunitas satunya. Contoh, seperti Wibu yang cenderung menolak untuk menonton drama korea, dan sebaliknya para K-popers yang merasa kalau Anime itu kurang cocok untuk mereka. Walau terkadang ada spesies yang cukup tercerahkan untuk bisa menikmati keduanya.

    Dilihat dari apa yang dibawakan oleh Webtoon, yaitu Komik. jika kita memahami komik seperti “manga” tentu kita akan berkesimpulan kalau Webtoon dibuat untuk pasar wibu. Tapi yang menarik adalah Webtoon bukan hanya memiliki pasar di komunitas pecinta Jepang, tetapi juga berhasil menyentuh pasar K-popers yang pada dasarnya bukan penikmat komik.

    Satu hal yang mungkin bisa menjawabnya adalah “Webtoon memuat karya jepang dengan konten Korea” maksudnya, komik atau manga dalam bahasa Jepang masih menjadi apa yang para wibu bida terima. Jika para penikmat budaya populer Jepang melihat Webtoon mereka akan dengan nyaman mengkonsumsinya karena merasa kalau itu adalah makanan normal bagi mereka. Disisi lain, konten atau cerita yang mereka bawakan memliki gaya cerita atau drama yang k-drama banget. Bahkan tidak jarang Webtoon dijadikan alat untuk mengetes sebuah skrip film.

    Dilihat dari sini, Webtoon punya sisi dimana bukannya membuat sebuah komunitas baru. tetapi malahan menyatukan dua komunitas besar yang sudah ada. Para wibu yang menyukai komik, dan k-popers yang menyukai drama seperti yang ada di serial drama Korea. Menyatukannya kedua komponen tersebut menjadi satu produk membuatnya dapat dikonsumsi oleh kedua komunitas tersebut.

    Jadi, pembaca Webtoon termasuk Wibu atau K-popers?

    -Ngomong Doang-